Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Yang Diselenggarakan oleh Kemenag NTB

Untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Pendidikan Agam Hindu dan Budi Pekerti (PAHBP), Kantor Wilayah Kementerian Agama Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diikuti oleh semua guru PAHBP se pulau Lombok jenjang SD, SMP, SMA dan SMK. Kegiatan itu dilaksanakan selama 3 hari. Tanggal 20 April 2021 diperuntukkan untuk guru jenjang SD, 21 April 2021 untuk guru SMP dan 22 April 2021 untuk guru SMA dan SMK.

Sebagai narasumber Kanwil Kemenag NTB menggundag Kepala SMAN 2 Bayan. Sebagaimana diketahui Kepala SMAN 2 Bayan adalah praktisi penelitian, termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Alokasi waktu 3 jam per jenjang baik SD, SMP maupun SMA/SMK. Pelatihan yang diselenggarakan di hotel Lombok Astora Jalan Jendral Sudirman nomor 40 itu lebih pada pendekatan praktik dengan target peserta mampu membuat proposal penelitian.

Fatkoer yang juga seorang penulis buku memaparkan materi pelatihan secara praktis, mengingat waktunya yang sangat terbatas. Sebelumnya diawali dengan memberikan motivasi pentingnya guru melakukan kegiatan menulis yang salah satunya adalah melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Selenjutnya memaparkan materi dengan pendekatan praktik. Peserta dibimbing untuk menulis bab demi bab mulai bab 1 sampai dengan bab 3, sehingga peserta mampu membuat sebuah proposal PTK. Harapanya nanti ketika pembelajaran tatap muka sudah diberlakukan mulai Juli 2021, guru-guru yang dilatih bisa langsung action melakukan penelitian.

Setelah penelitian usai, Fatkoer yang sering membawakan makalah di berbagai seminar, tidak lupa memberikan nomor WA yang bisa dihubungi. Ini dimaksudkan agar peserta pelatihan bisa melakukan konsultasi bila mengalami kesulitan ketika action melakukan penelitian.