Satu Nasab Beda Nasib, Sama Pendapat Beda Pendapatan

Jenaka Fairuz “Abu Macel” Abadi di Malam AISo ’21

DASAR Abu Macel. Yang penting dapat kesempatan dan panggung, hampir selalu saja dimanfaatkannya untuk menjalarkan jenaka dengan joke-joke khasnya.

Demikian juga pada Malam Anugerah Istimewa Sekolah 2021 (AISo ’21) yang berlangsung di halaman Dinas Dikbud, Minggu (2/5) malam lalu. Saat itu, pemilik nama lengkap Ach. Fairuz Abadi, SH, berhasil menghibur dan mengocok perut para tamu (undangan) yang hadir.

Abu Macel yang saat itu mengenakan baju merah, celana putih dan peci hitam didaulat untuk membacakan nama para pemenang AISo ’21.

Sebelum membacakan kategori dan para pemenang lomba, dengan guyonan khasnya, Abu Macel mengajak Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah untuk menyaksikan (menemani) acara tersebut sampai sahur.

“Saya tercengang mendengar pidato Pak Gub yang mengatakan kompak dengan semua Kabupaten/Kota se-NTB. Dan malam ini akan terasa makin kompak, jika Pak Gub berkenan menemani kami hingga sahur,” katanya disambut tawa dari para tamu.

Tidak berhenti di situ. Saat memberikan rasa hormat kepada Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Aryadi dan mantan Kadis Dikbud yang juga mantan Sekda NTB Dr. Ir. H. Rosyady Husainie Sayuti, Abu Macel kembali mengocok perut hadirin.

“Begitu juga dengan Sekda, Pak Gite dan Pak Rosyadi, saya ini satu nasab dengan beliau-beliau, namun beda nasib. Sering sama pendapat namun beda pendapatan,” katanya yang juga membuat para tamu undangan semakin tertawa.

Sebelumnya, Bang Zul (sapaan akrab gubernur) memberikan sambutan. Dia mengapresiasi kekompakan Kadis Dikbud NTB beserta jajarannya. Hal tersebut, katanya, karena gubernur juga kompak dengan Bupati/Wali Kota se-NTB.

Pada kesempatan itu, Bang Zul juga menerima kado sebagai hadiah Hardiknas, yaitu buku “Merawat Pendidikan Ditengah Pandemi Covid-19” dari Kadis Dikbud Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd. Sebuah buku yang mengisahkan upaya Dikbud dalam menjaga serta merawat pendidikan ditengah masa pandemi.

Selain gubernur, Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si, mantan Sekda Dr. Ir. H. Rosyady Husainie Sayuti dan mantan Kadis Dikbud (dulu Dinas Dikpora, red) HL. Syafi’i, juga menerima buku yang membahas aktivitas dan terobosan Dinas Dikbud NTB dalam menjaga pendidikan masyarakat sejak awal pandemi Covid-19 melanda.

Sumber (LakeyNews, 06/05/2021)

#ntbgemilang

#ntbsehatdancerdas

#ntbsehat&cerdas

#dikbudntb

#pendidikanntbgemilang

#pendidikanntbmembanggakan

#sekolahkita

#pojokekspresi

#pendidikan

#kebudayaan

#pemprovntb

#beasiswantb

#programbeasiswantb