Konsep Perancangan Prasarana Sekolah Masa Depan (SMD)

Pada hari Jumat, 27 Mei 2022 bertempat di SMAN 1 Praya Lombok Tengah, rombongan Direktorat Jenderal SMA Kemdikbud Riset dan Teknologi RI Memberikan pendampingan terkait Perancangan Konsep Prasarana dalam Sekolah Masa Depan (SMD) dalam bentuk diskusi kelompok terpimpin (DKT). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Dikbud NTB, Kabid. PSMA Dikbud NTB di dampingi Kasi. Kurikulum, Kasi. Prasarana dan Dapodik SMA Dikbud NTB mengawal kegiatan diskusi serta memberikan pengarahan terkait bagamaina dan seperti apa konsep prasarana dalam sekolah masa depan (SMD). Kegiatan diskusi kelompok terpimpin (DKT) Perancangan Konsep SMD tersebut diikuti oleh 6 sekolah yang ditunjuk untuk melaksanakan pengembangan konsep SMD yakni SMAN 1 Aikmel, SMAN 1 Pringgabaya, SMAN 1 Praya, SMAN 2 Gerung, SMAN 1 Tanjung dan SMAN 7 Mataram, Juga dihadiri oleh Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan NTB.

 

Hadirnya konsep Merdeka Belajar yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, memberikan gagasan dimana konsep ini sangat memperhitungkan kemampuan dan keunikan kognitif individu para siswa. Siswa diharapkan mampu menunjukkan kemampuan minimum dalam dua aspek, yaitu kemampuan “literasi” dan “numerik”. Hal lain yang menarik dari penerapan konsep ini adalah adanya perluasan penilaian hasil belajar siswa yang tadinya hanya berbasis pada nilai ujian nasional, saat ini menjadi berbasis pada penugasan dan portofolio siswa. Sehingga ke depan siswa akan diberikan ruang untuk bisa mengembangkan diri mereka sesuai minat dan bakat. Sekolah masa depan harus mengakomodir konsep-konsep pendidikan yang terus berkembang, sesuai kebutuhan dan tantangan zaman. Konsep prasana pun berperan untuk bagaimana prasarana sekolah masa depan dapat mengakomodir dan memberi ruang bagi pengembangan diri peserta didik sesuai minat dan bakat, menjadi tantangan kita semua.

 

Kegiatan yang berlangsung selama 3 jam membahas tentang kesiapan sekolah dalam merancang konsep prasarana sekolah masa depan (SMD) menjelang temu diskusi kelompok terpumpun (DKT) yang akan dilaksanakan pada Jumat, 27 Mei 2022 bertempat di SMAN 1 Praya Lombok Tengah. Kegiatan diskusi kelompok terpumpun (DKT) diagendakan untuk menyatukan komitmen dan konsep naskah yang akan dibakukan. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat SMA  telah melakukan berbagai koordinasi dengan Dikbud NTB yang tertuang dalam undangan kegiatan yang secara resmi dihadiri oleh Kepala Dinas Dikbud NTB, Kepala Bidang PSMA Dikbud NTB dan seluruh kepala sekolah bersama wakil kepala sekolah sarana dan prasarana tertunjuk.

 

Kepala Dinas Dikbud NTB, Bapak Dr. Aidy Furqon, M. Pd. yang menyempatkan diri untuk hadir dalam diskusi perancangan konsep prasarana Sekolah Masa Depan Jumat, 27 Mei 2022 di SMAN 1 Praya dalam sambutannya berharap kegiatan diskusi perancangan konsep prasarana sekolah masa depan ini memberikan konsep yang sempurna terkait infrastruktur penunjang keberhasilan pendidikan dan prasarana yang mengakomodasi minat dan bakat serta masa depan siswa. Kepala Dinas Dikbud NTB memberikan apresiasi yang besar terhadap optimisme kemajuan pendidikan di Nusa Tenggara Barat, sekolah harus berbenah ke arah yang lebih maju seiring dengan perkembangan jaman dengan ditandai lahirnya generasi milenial yang berkarakter kuat. Tentu salah satu upaya yang harus ditempuh untuk mencapai kemajuan tersebut adalah memberikan sentuhan yang konkrit pada infrastruktur sekolah. (Humas SMAN 1 Aikmel)