Pembelajaran Projek ( Tema : Kewirausahaan)

Pembelajaran berbasis proyek didukung oleh teori belajar konstruktivistik yang menjadikan peserta didik sebagai subjek atau pusat pembelajaran, menitikberatkan proses belajar yang memiliki hasil akhir berupa produk, artinya peserta didik diberi kebebasan untuk menentukan aktivitas belajarnya sendiri, mengerjakan proyek pembelajaran secara kolaboratif sampai diperoleh hasil berupa suatu produk. Itulah mengapa kesuksesan pembelajaran ini sangat dipengaruhi oleh keatifan peserta didik. Sistem pembelajaran semacam ini dirasa penting untuk mengembangkan karakter siswa. Sebab, peserta didik akan diberi kesempatan untuk memulai pengalaman (experiential learning) ucap Drs. H.Artajab,M.Pd.,kepala sekolah SMAN 1 Masbagik. Terkait proyek yang diberikan kepada peserta didik yang telah dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4 – 5 Orang siswa/siswi dalam 1 kelompok, Suhaili, S.Pd. (guru model) menuturkan, pada mulanya anak-anak harus menentukan produk apa yang mereka buat. Selanjutnya, menentukan timeline atau rencana kerja agar produk yang telah ditentukan bisa terselesaikan. Sabtu (27/08) para siswa beserta guru pembimbing dalam pembelajaran projek yang bertemakan kewirausahaan ini bersama – sama mengunjungi salah satu home industri pembuatan tahu dan tempe yang berada di desa Semat Kecamatan Masbagik.