SMAN 1 Aikmel Siapkan Program Pencegahan Stunting di Kecamatan Aikmel
SMAN 1 AIKMEL, 11 Oktober 2022 – Sebagai upaya mengawal program Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam menekan angka stunting di Nusa Tenggara Barat, SMAN 1 Aikmel menjalin kemitraan dengan pihak puskesmas Aikmel. Senin 11 Oktober 2022 bertempat di ruang kerja kepala sekolah SMAN 1 Aikmel dilaksanakan kegiatan telaah angka dan data persebaran jumlah usia umur terduga stunting bersama petugas kesehatan di puskesmas Aikmel. Kegiatan telaah dan sharing ini sebagai awal penentuan program kerja yang akan diambil pihak SMAN 1 Aikmel dalam berkontribusi menekan pertumbuhan angka stunting di wilayah kecamatan Aikmel.
Disampaikan dalam pertemuan tersebut bahwa pihak sekolah telah menyiapkan beberapa program yang nantinya akan disalurkan langsung melalui puskesmas Aikmel sebagai mitra. Direncanakan bentuk program tersebut adalah berupa usaha pada peningkatan gizi ibu hamil, anak di bawah usia 5 tahun melalui penyaluran paket buah dan susu serta suplemen tambah darah.
Tentu program ini akan disosialisasikan kepada semua warga SMAN 1 Aikmel melalui komite sekolah. Sebanyak 1004 siswa SMAN 1 Aikmel nantinya akan berkontribusi dalam program ini untuk membantu langsung dalam mengurangi angka stunting di kecamatan Aikmel. Diharapkan nantinya setiap siswa bebas memilih satu jenis varian yang akan disumbangkan seperti buah, susu, telur atau suplemen tambah darah bagi ibu hamil.
Lebih lanjut kepala sekolah SMAN 1 Aikmel Drs. Lalu Moh. Ali Iftihar dalam kesempatan sama oftimis bahwa program ini akan terlaksana dengan sukses apabila semua kita baik guru dan siswa dalam semangat dan bahasa yang sama untuk mengawal dan berperan aktif dalam misi sosial kemasyarakatan. Tentu peran serta kita ini sebagai partisipasi kepedulian terhadap sesama di wilayah kerja terdekat yakni kecamatan Aikmel. Nantinya paket yang telah terkumpul setiap minggunya akan langsung disalurkan melaui mitra sekolah yakni puskesmas Aikmel dan pihak kecamatan. “Saya rasa ini adalah program yang harus kita tumbuh kembangkan untuk melatih kepedulian dan empati peserta didik” ungkap Drs. Lalu Moh. Ali Iftihar.//Humas SMAN 1 Aikmel