Panen Raya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

SMAN 5 Kota Bima merupakan sekolah penggerak angkatan 2 yang melangsungkan kegiatan Panen Raya Projek Pelajar Pancasila (P5) dengan ketiga temanya yaitu dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan dengan sub temanya “Jejak Karbon, Jejak Kita Di Bumi”, Tema Kewirausahaan denga sub temanya “Membangun Jiwa Entrepreneur Sejak Dini”, dan Tema Demokrasi dengan sub temannya “Menjadi Pemimpin yang Maju Bersama dan Berprestasi Di Era Milenial” pada hari Rabu, 25 Januari 2023. Panen raya tersebut menampilkan dan memamerkan hasil kreatifitas siswa/siswi dalam berwirausahaan, berdemokrasi, dan menjalankan hidup dengan kesadaran dan berpikir dalam jangka panjang.

 

Kegiatan  ini dilaksanakan dalam rangka program yang dibentuk oleh pemerintah dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Profil Pancasila. Panen raya tersebut dikoordinasi langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 5 Kota Bima, Imran, S.Pd., M.M. kegiatan tersebut dihadiri oleh Para Pengawas Sekolah jenjang SMA/SMK, orangtua peserta didik dan seluruh warga sekolah.

 

Puncak acara panen raya dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang diselenggarakan SMAN 5 Kota Bima berlangsung sukses dan meriah. Acara diwarnai dengan pameran hasil karya berupa produk-produk hasil karya peserta didik yang dapat dibeli oleh pengunjung. Tiap tema memiliki stand pameran barang kerajinan dan makanan yang dijual kepada pengunjung.

 

Panen raya projek penguatan profil pelajar pancasila ini bertujuan sebagai penanaman ilmu untuk karakter siswa, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, Berkebhinekaan global, Bergotong-royong, Mandiri, Bernalar kritis dan kreatif. Dan di akhir projek dengan panen hasil implementasi projek dari ketiga temanya.

 

Profil Pelajar Pancasila merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berprilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Dengan Visi Pendidikan Mewujudkan Indonesi maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila.