Eco-Enzyme, Inovasi Smansa Manfaatkan Limbah Dapur

Mataram (SMANSAMTR) – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional, kegiatan Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat diramaikan dengan bazar hasil pemanfaatan sampah. Kegiatan ini mengangkat tema "Gebyar Pilah Sampah Hari Pers Nasional – Hari Peduli Sampah Nasional". (10/02)

 

Sejak awal, Bang Zul dan Ummi Rohmi gencar mensosialisasikan program zero waste untuk NTB, dengan harapan dapat membangun kesadaran dan keikutsertaan seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan NTB yang bersih dari sampah.

 

Zero waste adalah kegiatan merancang, mengelola, dan memproses sampah tanpa pembakaran atau penguburan. Hal ini bertujuan untuk dapat mengubah gaya hidup masyarakat dalam menangani sampah.

 

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan zero waste tersebut, Tim Riset dan Teknologi (Ristek) SMA Negeri 1 Mataram berinovasi dalam pemanfaatan sampah dapur menjadi produk eco-enzyme. Tim Ristek SMA Negeri 1 Mataram sukses menampilkan produk tersebut pada kegiatan hari ini.

 

Eco-enzyme merupakan proses pengelolaan limbah dapur, berupa kulit buah-buahan yang difermentasi selama 3 bulan. Produk eco-enzyme dapat dimanfaatkan sebagai pembersih lantai atau kloset dan sabun cuci piring.

 

Minaryo, sebagai Pembina ekstrakurikuler Ristek, mengungkapkan bahwa ia dan siswa-siswi SMA Negeri 1 Mataram telah melakukan fermentasi sejak bulan Desember lalu, dan saat ini telah diperoleh sebanyak 60 liter cairan eco-enzyme yang dikemas dalam botol-botol berukuran 500 ml.  Inilah salah satu bentuk kepedulian SMA Negeri 1 Mataram terhadap sampah.