SMKN 1 KAYANGAN Melakukan MoU dengan Living Asia Resort & Spa
MoU merupakan sebagai bentuk kerjasama antara dua pihak atau lebih yang membentuk suatu ikatan kerjasama atas dasar kesepakatan, saling membutuhkan dan menguntungkan kedua belah pihak dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas di suatu bidang usaha tertentu sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih baik.
Negosiasi MOU sangat diperlukan dan merupakan langkah strategis bagi SMK untuk menjalin kerjasama secara formal dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI). Dalam rangka meningkatkan mutu sumber daya manusia melalui peningkatan mutu pendidikan kejuruan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan Instansi atau Dunia Usaha dan Dunia Industri., maka SMKN 1 Kayangan gencar mengadakan MoU dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri, salah satunya dengan Living Asia Resort & Spa, Pemenang untuk Konsentrasi Keahlian Perhotelan dan Kuliner/Tata Boga.
Bertempat di Living Asia Resort Spa, Tim SMKN 1 Kayangan melakukan MoU/Kerjasama terkait peningkatan mutu sumber daya manusia melalui peningkatan mutu pendidikan kejuruan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan Instansi atau Dunia Usaha dan Dunia Industri (11/11/2023).
Hadir dalam kesempatan tersebut HR & Training Manager Living Asia Resort & Spa. Sementara tim dari SMKN 1 Kayangan terdiri dari Ka. Konsentrasi Keahlian Perhotelan, Muzakir, A.Md.Par., S.Pd. Ka. Konsentrasi Keahlian Kuliner, Mita Astari, S.Par., Ka. Konsentrasi Keahlian ULW, Musniati, A.Md.Par. dan salah satu guru produktif Perhotelan, Muhlas Adi Putra, S.Pd.
Kerja sama ini meliputi pembinaan dan pengembangan pendidikan sekolah menengah kejuruan antara lain:
1. Pelaksanaan dan pengembangan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) siswa SMK Negeri 1 Kayangan Konsentrasi Keahlian Perhotelan dan Kuliner
2. Pengembangan kurikulum serta analisa kurikulum sekolah dan industri.
3. Pemanfaatan fasilitas kedua belah pihak.
4. Kegiatan promosi untuk kepentingan bersama.
5. Pemasaran dan penyaluran tamatan.
6. Penempatan guru magang untuk meningkatkan kompetensi Guru Produktif
7. Menyediakan tenaga yang berpengalaman sebagai guru tamu.
8. Tim Penguji uji kompetensi/Asesor.