NYUKURAN: Inovasi Guru SMAN 1 Kayangan dan SMKN 1 Bayan Raih Juara I Lomba Teknologi Tepat Guna Kabupaten Lombok Utara

Dua guru di Kabupaten Lombok Utara telah menorehkan prestasi gemilang. Drs. Netrianto, yang mengabdi di SMAN 1 Kayangan dan Padu Nawazul Imam, S.T.P. dari SMKN 1 Bayan, telah meraih Juara I dalam Lomba Gelar Teknologi Tepat Guna tingkat kabupaten. Kolaborasi mereka menghasilkan alat revolusioner yang dinamakan NYUKURAN, sebuah perangkat 2-in-1 yang menggabungkan fungsi pengupas dan pemarut kelapa tanpa mesin. Nama NYUKURAN diambil dari dua kata Bahasa Sasak yakni “Nyiuh” yang berarti kelapa dan “kukuran” yang berarti pemotong atau pemarut.

Penciptaan NYUKURAN tak lepas dari realitas bahwa Lombok Utara merupakan salah satu daerah penghasil kelapa yang sangat potensial di Nusa Tenggara Barat. Meskipun masyarakat setempat telah lama menghasilkan produk olahan dan kerajinan dari kelapa, proses pengolahan masih dilakukan secara manual dengan menggunakan parang. Selain memakan waktu yang cukup lama, metode ini juga meningkatkan risiko kecelakaan.

Netrianto menjelaskan, “Untuk mengupas buah kelapa, masyarakat umumnya masih menggunakan parang atau batek sehingga membutuhkan waktu lama dan memiliki risiko yang tinggi.” Meski mesin pemarut kelapa sudah tersedia di pasaran, namun belum ada yang terintegrasi dengan mesin pengupas. Hal ini membuatnya mahal dalam harga dan biaya operasionalnya.

NYUKURAN hadir sebagai solusi yang menggabungkan kedua fungsi tersebut dalam satu alat, memberikan kemudahan, kecepatan, dan keamanan dalam proses pengolahan kelapa serta dengan biaya yang murah. Selain itu, alat ini juga ramah lingkungan karena dapat dioperasikan tanpa mesin. Tak heran, inovasi mereka berhasil menyita perhatian dewan juri dalam lomba teknologi tepat guna tingkat kabupaten yang diselenggarakan pada Senin, 19 Februari 2024 di Halaman Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP2KBPMD) Kabupaten Lombok Utara.

Keberhasilan mereka sebagai juara membawa NYUKURAN untuk mewakili Kabupaten Lombok Utara dalam lomba serupa tingkat provinsi NTB. Diharapkan, prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mereka berdua, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berinovasi demi kemajuan daerah dan masyarakat.