SMKN 3 Mataram Gelar UKK yang Menantang Siswa

SMKN 3 Mataram menggelar rangkaian Uji Kompetensi Keahlian (UKK) sejumlah kompetensi keahlian pada pekan lalu. Pihak sekolah ingin memberikan gambaran dunia kerja sebenarnya dalam proses UKK ini. Karena itu, UKK digelar dengan lebih menantang siswa.

Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, S.Ag, M.Pd.I., pada akhir pekan kemarin mengatakan, salah satu UKK yang digelar yaitu kegiatan uji kompetensi keahlian Bidang Pengukuran Terestris (Topografi) merupakan proses penilaian (asesmen) secara teknis dan non-teknis yang diselenggarakan oleh SMKN 3 Mataram Jurusan Geomatika. Tujuan diselenggarakan uji kompetensi ini adalah untuk mengukur kompetensi atau kemampuan dari siswa-siswi dalam bidang pengukuran terestris.

Dalam menghadapi era persaingan industri 4.0, maka sekolah dituntut untuk bisa menyediakan tenaga-tenaga yang kompeten salah satunya dalam bidang Informasi Geospasial (IG) khususnya bidang pengukuran terestris.

“Menjawab tantangan tersebut, kami bersama guru-guru jurusan Geomatika memutuskan untuk memberikan ujian yang menantang, yang bisa menggambarkan secara riil tantangan yang akan siswa-siswi kami hadapi di dunia kerja dan industri kelak setelah mereka lulus. Untuk itu kami memutuskan untuk melaksanakan uji kompetensi pengukuran terestris bidang geomatika di lokasi Bukit Klui, Desa Malaka Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara,” jelas Sulman Haris.

Dengan pengalaman yang menantang, medan yang berbukit dan cukup terjal, diharapkan siswa-siswi bisa mendapatkan pengalaman yang berharga bagaimana melaksanakan proses pengukuran topografi, detail situasi, transfer elevasi untuk bisa menggambarkan situasi dan kelerengan (kontur tanah) sebuah area untuk bisa dijadikan basemap untuk melakukan perencanaan konstruksi jalan dan bangunan.

Penguji eksternal yaitu Muliawan, ST., dari Kantor Jasa Survei Berlisensi (KJSB) MULIAWAN. Sedangkan, Ketua Program Keahlian (Kaprog) Subki, S.Adm., dengan penguji internal Subki, S.Adm., Umdayani, ST., dan Ahmad Patoni, S.Pd.

Sementara itu, pelaksanaan UKK di Konsentrasi Keahlian Teknik Energi Terbarukan (TESHA) tahun ini menguji tiga kompetensi keahlian. Pertama, memasang PLTS tipe Penerangan Jalan Umum (PJU). Mulai dari memasang dudukan dan modul surya, membuat laporan sampai memasang instalasi kelistrikan. Kedua, pengoperasian PLTMH Off-Grid. Mulai dari mengoperasikan sistem elektro, menonaktifkan pada kondisi normal maupun darurat, sampai menyusun laporan kinerja. Ketiga, pengoperasian PLTB Skala Kecil. Mulai dari tahap memeriksa pemasangan, melaksanakan pemasangan sampai dengan memeriksa pemasangan komponen kontrol.

Adapun tim penguji eksternal yaitu Muhammad Wildan dari Vena Energi-PLTS Sengkol, Lombok Tengah bersama Hafid Isandono dari PT Nusantara Indo Energi (NIE)-PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro), Sembalun, Lombok Timur. Sedangkan tim penguji internal yaitu dari guru-guru produktif, Khairil Anwar, Chudhori, Sawaluddin dan Lalu Harry Puja Prayu Dhitya.

Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris menyampaikan akan terus memberikan dukungan dan mengawal pelaksanaan UKK agar berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan bersama.

Sumber : Suara NTB