PEMILIHAN PENGURUS OSIS , SARANA BELAJAR DEMOKRASI DI SMAN 1 JANAPRIA

Sekolah Menengah Atasa Negeri (SMAN) 1 Janapria, Lombok Tengah menggelar pemilihan ketua OSIS, Rabu (20/1/2021). Pelaksanaan kegiatan sepenuhnya dikoordinir panitia pelaksana yang sesluruhnya dari siswa. Guru sebatas membantu mengamati dan mendampingi. Pemilihan tersebut, dari proses hingga pencoblosan sebagai salah satu pembejalaran demokrasi di lingkungan sekolah.

“Sebelum berlangsungnya acara, kami adakan briefing atau koordinasi bersama terkait pembagian tugas masing – masing,” kata Ketua Panitia Pemilihan Ketua OSIS, Isnaini alhamah.

Siswa kelas XI tersebut mengaku, pemilihan ketua OSIS merupakan pengalaman yang kesekian kalinya dalam praktik pemilu, meski hanya di lingkungan sekolah. Dirinya merasa mendapat pengalaman dan pengetahuan baru dengan hal tersebut.

“Saya berharap untuk nanti ketua OSIS yang terpilih bisa lebih baik dari sebelumnya, lebih tegas terhadap anggotanya dan bisa menegakkan kepatuhan terhadap tata tertib sekolah,” tegasnya.

Waka Kesiswaan SMAN 1 Janapria, Wahab, S.Pd mengatakan, teknis pelaksanaan memamg diseting mendekati pemilu yang sesungguhnya.

“Tadi ada kampanye, tapi sebelumnya ada sosialisasi dulu. Setelah kampanye calon, kemudian dilaksanakan pencoblosan. Harapannya untuk pembelajaran politik memang harus seperti ini,” kata Wahab.

Ditambahkannya, ketika siswa sudah beranjak dewasa dan terjun ke masyarakat nanti, sudah paham. Saat proses penghitungan suara juga terdapat saksi dari masing – masing calon. Siswa juga sudah paham antara suara yang sah dan tidak sah sesuai ketentuan.

“Saya pasrahkan kepada para siswa, konsepnya bagaimana. Ternyata mereka bisa, bilik suara yang membuat juga siswa sendiri,” ujarnya.

Terdapat 5  calon yang sebelumnya sudah melalui tahap-tahap yang sudah di laksanakan “Itu juga murni dari siswa, guru tidak terlibat di dalamnya. Soalnya dari siswa yang menjadi panitia yang membuat, pelaksanaan tahapan-tahapan juga siswa..

Tindakan lanjut setelah pemilihan tersebut, pihak sekolah akan mengadakan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) pengurus OSIS yang baru.

Dalam pelaksanaannya karena masih dalam kondisi pandemi, tentu sekolah dengan panitia pelaksana betul-betul menerapkan protokol kesehatan, smua pemilih di haruskan memakai masker dan sarung tangan,  sistem pemilihannya  dengan dilakukan secara bergantian atar kelas dengan tujuan tidak menimbulkan keramaian,

Sementara kepala SMAN 1 Janapria, memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap panitia dan semua yang terlibat, tentunya dia sangat berharap proses demokrasi yang dimulai dari bangku sekolah sedikit tidak akan menjadi bekal nantinya didalam kegiatan demokrasi selanjutnya.